Menu Tutup

Neymar Meneteskan Air Mata dan Resmi Umumkan Pensiun dari Timnas Brasil

Neymar tampak sangat kecewa berat setelah Brasil kalah dari Norwegia di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Air mata mengalir deras dari mata penyerang berbakat itu karena gagal membawa Selecao melaju lebih jauh. Kekalahan ini sekaligus menjadi akhir perjalanan kariernya bersama tim nasional Brasil.

Pertandingan berlangsung dramatis di Stadion New York New Jersey, East Rutherford, Senin dini hari WIB. Brasil kalah dengan skor 1-2 dari Norwegia. Dua gol Erling Haaland di akhir babak kedua menjadi mimpi buruk bagi tim asuhan Carlo Ancelotti. Neymar yang masuk sebagai pemain pengganti di pertengahan babak kedua sempat mencetak gol penalti di masa injury time. Namun, itu hanya menjadi penghibur sesaat karena laga segera berakhir.

Untuk pertama kalinya sejak 1990, Brasil tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia. Kekecewaan terlihat jelas di wajah para pemain, pelatih, dan suporter. Banyak yang menangis, termasuk Neymar. Tangannya bergetar saat berdoa karena kesedihan mendalam yang dirasakannya.

Di usia 34 tahun, peluang Neymar untuk membawa Brasil juara dunia telah pupus. Kondisi fisiknya yang sering mengalami cedera menyulitkan dirinya bertahan hingga Piala Dunia berikutnya. Ia telah melewati empat edisi Piala Dunia tanpa pernah mencapai babak final.

“Saya sudah mencoba. Saya sudah mencoba. Sekarang sudah selesai. Saya memulai di sini dan akan mengakhirinya di sini,” kata Neymar usai pertandingan kepada Globo. Pernyataan ini menegaskan keputusannya pensiun dari timnas Brasil setelah Piala Dunia 2026.

Neymar debut bersama Brasil di stadion yang sama pada Juli 2010 melawan Amerika Serikat. Ia menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah timnas Brasil dengan 80 gol dalam 130 pertandingan. Angka itu melampaui rekor Pele yang mencetak 77 gol. Meski demikian, Pele berhasil meraih tiga gelar Piala Dunia.

Selama membela Selecao, Neymar menyumbang dua gelar bergengsi yaitu Piala Konfederasi 2013 dan medali emas Olimpiade 2016. Namun, ia gagal meraih gelar juara di Copa America maupun Piala Dunia.

Related Posts