Menu Tutup

Polisi Thailand Lakukan Penyamaran Kreatif sebagai Penari untuk Tangkap Pengedar Narkoba

Tha Luang, Thailand – Sebuah operasi penangkapan yang tidak biasa dilakukan oleh kepolisian Distrik Tha Luang, Provinsi Lop Buri, Thailand. Beberapa petugas polisi rela menyamar sebagai kelompok penari wanita untuk mendekati dan meringkus seorang tersangka pengedar narkoba tanpa menimbulkan kecurigaan.

Operasi ini berlangsung pada Minggu, 21 Mei 2026, saat sedang digelar festival tari jalanan di wilayah tersebut. Lima petugas polisi laki-laki dan satu petugas perempuan mengenakan kostum penari yang glamor, lengkap dengan gaun berpayet, riasan tebal, serta aksesori yang mencolok. Mereka berbaur dengan para penampil lainnya di tengah keramaian festival untuk menghindari perhatian berlebih dari tersangka.

Tersangka bernama Mekha Fa-wap-wap berhasil ditangkap di lokasi. Dari tangannya, polisi menyita 53 pil metamfetamina, lebih dari 200 kantong plastik kecil yang diduga digunakan untuk mengemas narkotika, serta satu unit telepon seluler. Tersangka kini dijerat dengan tuduhan memiliki narkotika golongan 1 untuk diperjualbelikan serta mengoperasikan mesin judi daring ilegal.

Menurut keterangan pihak kepolisian setempat, strategi penyamaran ini dipilih agar operasi tidak terlalu mencolok sekaligus lebih hemat biaya selama acara festival berlangsung. Pendekatan ini dinilai efektif karena tersangka tidak menyadari kehadiran petugas hingga saat penangkapan dilakukan.

Foto para petugas yang masih mengenakan kostum penari bersama tersangka langsung menjadi viral di media sosial. Banyak warganet yang mengapresiasi kreativitas polisi Thailand dalam menjalankan tugasnya. Beberapa netizen bahkan membandingkan aksi tersebut dengan adegan film komedi aksi.

Kasus ini menambah daftar operasi penyamaran unik yang pernah dilakukan kepolisian Thailand. Sebelumnya, petugas di negara tersebut juga pernah menyamar sebagai tokoh Disney maupun penari singa untuk menangkap pelaku kejahatan.

Operasi semacam ini menunjukkan bahwa kepolisian dapat beradaptasi dengan situasi dan memanfaatkan momentum acara publik untuk menegakkan hukum secara lebih efektif.

Related Posts