Menu Tutup

Tragedi tabrakan kereta di Bekasi Timur lima tewas tiga masih terjepit evakuasi masih berlangsung

Kecelakaan kereta api jarak jauh dengan KRL terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, dan menimbulkan korban jiwa serta luka-luka dalam jumlah besar.

Berdasarkan keterangan Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin, hingga pembaruan terbaru terdapat lima penumpang yang meninggal dunia dan tiga korban masih terjepit dalam proses evakuasi. Selain itu, sebanyak 79 penumpang lainnya telah menjalani observasi di sembilan rumah sakit berbeda.

PT KAI telah mendirikan posko tanggap darurat di Stasiun Bekasi untuk membantu penanganan korban dan keluarga. Sebagian jalur di Stasiun Bekasi Timur juga telah kembali dapat beroperasi setelah proses evakuasi selesai dilakukan pada kendaraan yang terlibat dalam insiden tersebut.

Pihak KAI menyampaikan bahwa KRL yang terdampak sebelumnya berhenti setelah tertemper taksi di jalur perlintasan dekat Bulak Kapal. Setelah itu, rangkaian kereta tidak bergerak dan kemudian tertabrak oleh Kereta Api Argo Bromo yang melintas di belakangnya.

Hingga saat ini, proses evakuasi dan investigasi masih terus dilakukan untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan serta memastikan kondisi jalur dan keselamatan perjalanan kereta api ke depan.

Related Posts